Gerak Tak Terbatas, Terkoneksi Untuk Berkolaborasi dan Berkontribusi ini saya tulis di tengah pandemi. Pandemi saat ini membuat kita sadar, betapa berharganya aktivitas-aktivitas tak terbatas yang dulu malas sekali kita lakukan. Aktivitas sesederhana berjalan kaki ke warung dekat rumah saja perlu bermenit-menit untuk mengumpulkan semangat.
![]() |
Pekan Paralimpiade Nasional Riau. Dokumen pribadi. |
Ada satu kelompok masyarakat yang tetap menghadapi kendala untuk bergerak meski bukan masa pandemi, yaitu teman-teman penyandang disabilitas. Fasilitas umum yang tidak mendukung dan perlakuan yang kurang bersahabat sering menjadi kendala bagi penyandang disabilitas untuk bergerak sejauh yang mereka inginkan. Contohnya, trotoar yang diberi warna kuning untuk kursi roda sering tertutup oleh pedagang kakilima. Contoh lain, sering kendaraan umum tidak mau mengangkut penyandang tuna netra karena dianggap merepotkan.
Sebenarnya penyandang disabilitas bukanlah orang-orang tanpa daya. Mereka juga berprestasi besar seperti warga negara lainnya. Saya menyaksikan sendiri kehebatan dan daya juang mereka pada Peparnas (Pekan Paralimpiade Nasional) di Riau. Yang non-disablitas belum tentu bisa berlari 400 meter tanpa kehabisan napas, sebagian malah bisa pingsan.
Peparnas itu membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki motivasi dan ambisi yang sama saja dengan non-disabilitas. Yang membedakan adalah fasilitas umum dibangun berdasarkan kebutuhan warga non-disabilitas sehingga warga penyandang disabiltas tidak bisa bergerak sebebas warga non-disabilitas.
Gerak Tak Terbatas adalah sebuah kampanye yang diiniasi oleh Rexona untuk membantu teman-teman penyandang disabilitas bergerak lebih leluasa. Tahun 2018 tercatat ada 30 juta penyandang disabilitas di Indonesia. Perlu satu fasilitas praktis yang bisa digunakan untuk membantu penyandang disabilitas untuk bisa bergerak secara mandiri tanpa terlalu bergantung pada saudara.
Rexona memberikan solusi untuk membantu penyandang disabilitas beraktivitas di luar rumah dengan peluncuran aplikasi Gerak By Rexona yang bisa diunduh di Google Playstore. Ada 3 fitur utama dalam aplikasi Gerak By Rexona, yaitu Koneksi, Kolaborasi dan Kontribusi.
Koneksi adalah fitur untuk membantu penyandang disabilitas menemukan tempat-tempat ramah disabilitas melalui aplikasi Google Map. Rekomendasi tempat-tempat ini berasal dari teman-teman non-disabiltas yang pernah pergi kesana. Jadi, kita semua bisa membantu merekomendasikan tempat-tempat seperti tu. Fitur ini juga dilengkapi dengan voice activated untuk teman-teman yang kesulitan mengakses perangkat secara manual.
Kolaborasi adalah kerjasama Rexona dengan pengelola jasa dan fasilitas umum, seperti ojek online, MRT dan sebagainya. Kerjasama dengan ojek atau taksi online bisa membantu penyandang disablitas dan driver yang bisa menerima kondisi khusus tersebut untuk terhubung. Sedangkan untuk MRT, selain membantu penyandang disabilitas menemukan stasiun yang ramah disabilitas, pengelola juga menyebarkan pamflet agar mengajak penumpang non disabilitas membantu penyandang disabilitas jika mengalami kesulitan. Bantuan yang bisa dilakukan misalnya menahan pintu agar pengguna kursi roda bisa lewat dengan lancar.
Kontribusi memungkinkan kita yang tidak berhubungan atau bertemu langsung dengan teman-teman penyandang disabilitas untuk membantu. Caranya, gunakan fitur Gerak Count sebagai step counter jika teman-teman berjalan kaki. Rexona memiliki target mengumpulkan 2 milyar langkah yang akan dikonversi dalam bentuk bantuan bagi penyandang disabilitas. Butuh banyak donasi untuk memperbaiki fasilitas umum agar lebih ramah bagi penyandang disabilitas. Pengembangan aplikasi ini juga membutuhkan riset lebih jauh lagi.
Keterbatasan itu hanya ada pikiran. Setiap kendala merupakan tantangan bersama untuk diruntuhkan. Indonesia akan menjadi bangsa yang besar jika warganya saling membantu. Warga non disabilitas juga bukan manusia sempurna yang tak butuh bantuan, kan? Saat ini kita dibatasi oleh pandemi, kendala baru yang masih dicarikan solusinya bersama. Jika keadaan sudah membaik, Gerak Tak Terbatas patut didukung karena merupakan inisiatif untuk tidak menyerah terhadap batas-batas yang ada.